Samarinda (Humas) - Dalam rangka memastikan kualitas dan integritas pelaksanaan Ujian Madrasah (UM), Kementerian Agama Kota Samarinda melaksanakan kegiatan monitoring di MTs Noor Iman pada Rabu (22/4). Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya pengawasan sekaligus evaluasi guna menjamin bahwa seluruh proses ujian berjalan sesuai dengan ketentuan dan standar yang telah ditetapkan.
Monitoring dilakukan secara
langsung oleh Pengawas Manajerial Madrasah, Hevvi Mahfudiansyah, S.Pd, yang
hadir untuk meninjau berbagai aspek pelaksanaan ujian, mulai dari kesiapan
panitia, kelayakan sarana dan prasarana, hingga kedisiplinan peserta didik selama
mengikuti ujian. Kehadiran pengawas ini juga menjadi bentuk pendampingan serta
penguatan bagi pihak madrasah dalam menyelenggarakan ujian yang berkualitas dan
akuntabel.
Turut mendampingi dalam kegiatan
tersebut, Kepala MTs Noor Iman, Taufik Firmansya, S.Pd, bersama dua orang
pengawas ruangan yang bertugas memastikan pelaksanaan ujian berlangsung tertib
di dalam kelas. Selain itu, dukungan dari enam orang guru dan tenaga usaha juga
menjadi faktor penting dalam kelancaran kegiatan ini, khususnya dalam hal
administrasi dan pengawasan teknis di lapangan.
Sebanyak 34 siswa kelas IX MTs
Noor Iman mengikuti Ujian Madrasah tahun ini, yang terdiri dari 18 siswa
laki-laki dan 16 siswa perempuan. Para peserta tampak mengikuti ujian dengan
penuh keseriusan, disiplin, dan tanggung jawab. Suasana ujian berlangsung
kondusif, tertib, dan sesuai dengan tata tertib yang telah ditetapkan oleh
madrasah.
Ujian Madrasah sendiri merupakan
bentuk penilaian hasil belajar yang diselenggarakan oleh madrasah untuk
mengukur tingkat pencapaian kompetensi peserta didik pada seluruh mata
pelajaran. Lebih dari sekadar evaluasi akademik, UM juga menjadi salah satu indikator
penting dalam menentukan kelulusan peserta didik pada jenjang MI, MTs, MA, dan
MAK.
Tujuan utama pelaksanaan Ujian
Madrasah adalah untuk menilai sejauh mana peserta didik telah mencapai Standar
Kompetensi Lulusan (SKL) yang telah ditetapkan. Selain itu, hasil dari UM juga
dimanfaatkan sebagai bahan evaluasi terhadap mutu pembelajaran yang telah
berlangsung selama ini. Dengan demikian, madrasah dapat melakukan perbaikan dan
peningkatan kualitas pendidikan secara berkelanjutan.
Dalam proses monitoring, pengawas
juga memastikan bahwa seluruh prosedur pelaksanaan ujian telah dijalankan
dengan baik, termasuk dalam hal distribusi soal, pengawasan peserta, serta
pengelolaan waktu ujian. Hal ini penting untuk menjaga kredibilitas dan
objektivitas hasil ujian, sehingga dapat dipertanggungjawabkan secara akademik
maupun administratif.
Hasil dari kegiatan monitoring
menunjukkan bahwa pelaksanaan Ujian Madrasah di MTs Noor Iman berjalan dengan
lancar, tertib, dan sesuai dengan pedoman yang berlaku. Kerja sama yang baik
antara pengawas, kepala madrasah, guru, serta seluruh panitia menjadi kunci
utama suksesnya pelaksanaan kegiatan ini.
Melalui kegiatan monitoring ini,
diharapkan pelaksanaan Ujian Madrasah tidak hanya berjalan dengan baik secara
teknis, tetapi juga mampu mencerminkan kualitas pendidikan madrasah yang
unggul, transparan, dan berorientasi pada peningkatan mutu peserta didik. (ar)
