Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog
  • Super User
  • Pengawas
  • 2026-02-10 15:41:00
  • 235

Samarinda (Humas) - Dalam upaya memperkuat tata kelola madrasah yang bermutu, adaptif terhadap perubahan, serta berorientasi pada peningkatan kualitas pembelajaran, Pengawas Madrasah Kementerian Agama melaksanakan Pendampingan Persiapan Akreditasi dan Pemetaan Komitmen Perubahan Kepala Madrasah melalui Aplikasi MAGIS (Madrasah Digital Supervision) Tahun 2026. Kegiatan ini dilaksanakan pada Selasa (10/2), bertempat di MI Ar Rahmah Kecamatan Loa Janan Ilir dan MI Sullamul Ulum Kecamatan Sungai Kunjang.

Kegiatan pendampingan ini dipimpin langsung oleh Pengawas Madrasah H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd., sebagai bagian dari pelaksanaan tugas pengawasan akademik dan manajerial madrasah. Sasaran kegiatan meliputi Kepala MI Ar Rahmah, Zainal Mustofa, S.Pd.I., beserta seluruh dewan guru, serta Kepala MI Sullamul Ulum, Hj. Asminah, M.Pd.I., beserta dewan guru. Pendampingan ini bertujuan untuk memastikan kesiapan madrasah dalam menghadapi proses akreditasi, sekaligus memetakan komitmen perubahan kepala madrasah dan guru secara terukur melalui sistem digital.



Pada pelaksanaan pendampingan di MI Ar Rahmah, fokus utama diarahkan pada penguatan kesiapan akreditasi sebelum masa berlaku akreditasi berakhir. Pengawas melakukan pendampingan intensif terkait penyiapan dan penataan dokumen penting, antara lain dokumen kinerja kepala madrasah, dokumen kinerja guru, serta kelengkapan dokumen proses dan hasil pembelajaran yang menjadi indikator penilaian akreditasi. Seluruh dokumen tersebut diarahkan agar tersusun sistematis, relevan, dan sesuai dengan standar mutu yang ditetapkan.

Selain itu, pengawas juga mendampingi proses pembaruan dan optimalisasi penggunaan Aplikasi MAGIS, termasuk memastikan seluruh data terinput dengan baik dan melakukan registrasi akun MAGIS bagi guru yang belum memiliki akun. Melalui aplikasi ini, madrasah didorong untuk membangun budaya refleksi dan evaluasi kinerja secara berkelanjutan. Guru dan kepala madrasah diarahkan untuk mengisi refleksi kegiatan satu tahun berjalan sesuai dengan tugas pokok dan fungsi masing-masing, sehingga capaian kinerja dapat terpetakan secara objektif.

Pendampingan juga mencakup penguatan pemahaman dan pengisian mindset Kurikulum Berbasis Cinta (KBC) melalui aplikasi MAGIS. Kurikulum ini menekankan nilai-nilai kasih sayang, empati, moderasi beragama, dan pembelajaran yang humanis. Dalam sesi ini, pengawas memfasilitasi diskusi dan pemetaan hasil refleksi kepala madrasah, sebagai dasar penyusunan tindak lanjut pembinaan dan pengembangan mutu madrasah ke depan.

Sementara itu, pendampingan di MI Sullamul Ulum lebih difokuskan pada monitoring implementasi pasca Bimbingan Teknis Kurikulum Berbasis Cinta (KBC). Pengawas melakukan pemantauan terhadap penerapan nilai-nilai KBC dalam kegiatan pembelajaran dan budaya madrasah, serta menelaah hasil pengisian mindset KBC melalui aplikasi MAGIS. Monitoring ini bertujuan untuk memastikan bahwa hasil bimtek tidak hanya berhenti pada tataran pemahaman, tetapi benar-benar diimplementasikan secara nyata dalam praktik pendidikan sehari-hari.

Melalui kegiatan pendampingan ini, Pengawas Madrasah berharap madrasah binaan semakin siap menghadapi akreditasi, memiliki komitmen perubahan yang kuat dan terarah, serta mampu memanfaatkan teknologi digital sebagai instrumen pengawasan dan peningkatan mutu pendidikan. Pendampingan ini juga diharapkan dapat mendorong terwujudnya madrasah yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pembelajaran yang berkarakter sesuai dengan nilai-nilai Kurikulum Berbasis Cinta. (DNA/foto:PP)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30