Samarinda (Humas) — Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) berlangsung dengan tertib di MTs Sabilal Muhtadin Loa Bakung pada Senin, (6/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari asesmen terstandar yang mulai diterapkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah pada tahun pelajaran 2025/2026.
TKA dilaksanakan sebagai upaya untuk mengukur capaian akademik peserta didik secara objektif pada jenjang SD/MI dan SMP/MTs. Asesmen ini berfungsi sebagai validator rapor, memetakan kemampuan siswa, serta menjadi salah satu komponen dalam seleksi ke jenjang pendidikan berikutnya, tanpa menjadi penentu kelulusan.
Kegiatan ini dihadiri oleh Pengawas Manajerial Madrasah Hevvi Mahfudiansyah, S.Pd, Kepala MTs Sabilal Muhtadin Saparudin, S.Pd, satu orang pengawas ruangan, serta diikuti oleh 51 siswa-siswi MTs Sabilal Muhtadin. Turut hadir pula mahasiswa UINSI MBKM, Aldo Hikmah Wijaya.
Dalam pelaksanaannya, TKA menguji beberapa mata pelajaran utama seperti Bahasa Indonesia, Matematika, Bahasa Inggris, serta mata pelajaran pilihan. Berbeda dengan Asesmen Nasional yang menitikberatkan pada literasi, numerasi, dan survei karakter, TKA lebih berfokus pada pengukuran kemampuan akademik secara spesifik.
TKA juga dirancang dengan pendekatan yang tidak menimbulkan tekanan bagi peserta didik, karena bersifat tidak wajib dan tidak menentukan kelulusan. Hasil dari asesmen ini diharapkan dapat menjadi bahan evaluasi dalam meningkatkan mutu pembelajaran di madrasah. Melalui pelaksanaan TKA, diharapkan tercipta standar akademik yang lebih merata dan berkualitas di seluruh satuan pendidikan di Indonesia. (ar)
