Samarinda (Humas) - Kementerian Agama Kota Samarinda kembali melaksanakan agenda pembinaan melalui kegiatan pendampingan di satuan pendidikan Raudhatul Athfal (RA), yakni RA Assadzili dan RA Maarif NU 005, pada Selasa (21/4). Kegiatan ini merupakan bagian dari tugas pengawasan akademik dan manajerial guna memastikan penyelenggaraan pendidikan berjalan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Pendampingan dilakukan oleh
Pengawas RA, Hj. Nina, S.Pd., M.Pd.I, yang hadir langsung di kedua lembaga
tersebut. Turut mendampingi dalam kegiatan ini, Kepala RA Assadzili Fitriani
Arifin, S.Pd., serta Kepala RA Maarif NU 005 Hj. Masitah, S.Pd., bersama unsur
tenaga pendidik di masing-masing madrasah. Kehadiran pengawas disambut dengan
baik oleh pihak lembaga sebagai bentuk sinergi dalam upaya peningkatan mutu
pendidikan.
Kegiatan pendampingan ini
dilaksanakan dengan tujuan untuk memperkuat tata kelola lembaga serta
memastikan kesiapan RA dalam memenuhi standar nasional pendidikan anak usia
dini di lingkungan madrasah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk
melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program pendidikan, administrasi
kelembagaan, serta kesesuaian proses pembelajaran dengan kurikulum yang
berlaku.
Dalam pelaksanaannya, pengawas
melakukan peninjauan secara menyeluruh terhadap berbagai aspek penting, di
antaranya administrasi pembelajaran, perangkat ajar, manajemen kelas, serta
kelengkapan dokumen kelembagaan. Pengawas juga menelaah perencanaan pembelajaran
yang disusun oleh guru, termasuk kesesuaian dengan kebutuhan perkembangan
peserta didik usia dini.
Tidak hanya itu, kegiatan ini
juga diisi dengan diskusi dan dialog bersama Kepala RA serta tenaga
pendidik. Melalui sesi tersebut, berbagai temuan di lapangan dapat dibahas
secara langsung, baik terkait hal-hal yang telah berjalan dengan baik maupun
aspek yang masih memerlukan perbaikan. Pendampingan ini menjadi ruang
komunikasi yang efektif untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan pemahaman
terhadap kebijakan pendidikan yang berlaku.
Pelaksanaan pendampingan di dua
lokasi berbeda ini berlangsung dengan tertib dan lancar. Masing-masing lembaga
menunjukkan kesiapan dalam menyambut proses pembinaan, serta keterbukaan dalam
menerima masukan sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan
pendidikan.
Melalui kegiatan ini, diharapkan
RA Assadzili dan RA Maarif NU 005 dapat terus meningkatkan kinerja kelembagaan,
baik dari sisi manajerial maupun akademik. Pendampingan yang dilakukan secara
berkelanjutan diharapkan mampu mendorong terciptanya layanan pendidikan anak
usia dini yang berkualitas, terarah, dan sesuai dengan standar yang telah
ditetapkan oleh Kementerian Agama.
Kementerian Agama Kota Samarinda
melalui fungsi pengawasan akan terus berkomitmen dalam melakukan pembinaan
secara berkelanjutan guna mendukung peningkatan mutu pendidikan anak usia dini,
khususnya pada jenjang Raudhatul Athfal sebagai fondasi awal pembentukan
karakter dan perkembangan peserta didik. (DNA/foto:PP)
