Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog

Samarinda (Humas) - Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan serta memastikan kesiapan satuan pendidikan menghadapi proses akreditasi, Pengawas Madrasah, Siti Djulaikah, S.Pd., M.Pd, melaksanakan kegiatan pendampingan dan monitoring evaluasi persiapan akreditasi di MTs Darul Ihsan Samarinda. Kegiatan ini dilaksanakan pada Senin (13/4), dan menjadi bagian penting dari upaya pembinaan berkelanjutan terhadap madrasah di lingkungan Kota Samarinda.



Kegiatan yang berlangsung di lingkungan Yayasan Pondok Pesantren Darul Ihsan ini dihadiri oleh Kepala Madrasah, Fathurrahman, S.Ag, jajaran wakil kepala madrasah, tenaga pendidik, serta tenaga kependidikan. Seluruh peserta mengikuti kegiatan dengan penuh antusias sebagai bentuk komitmen bersama dalam mempersiapkan akreditasi tahun pelajaran 2025/2026.

Dalam arahannya, Siti Djulaikah menegaskan bahwa akreditasi bukan sekadar penilaian administratif, melainkan cerminan nyata dari kualitas pengelolaan dan proses pendidikan di madrasah. Oleh karena itu, kesiapan tidak hanya difokuskan pada kelengkapan dokumen, tetapi juga pada implementasi delapan Standar Nasional Pendidikan secara menyeluruh dan berkesinambungan.

Pendampingan yang dilakukan mencakup berbagai aspek penting, di antaranya penataan dokumen administrasi, penyusunan dan pengelolaan bukti fisik, serta penguatan sistem pengarsipan yang rapi dan mudah diakses. Selain itu, pengawas juga memberikan bimbingan teknis terkait penggunaan instrumen akreditasi terbaru, sehingga pihak madrasah dapat memahami indikator penilaian secara lebih mendalam.

Tidak hanya itu, kegiatan ini juga menjadi forum diskusi interaktif antara pengawas dan seluruh unsur madrasah. Berbagai permasalahan dan kendala yang dihadapi selama proses persiapan akreditasi dibahas secara terbuka. Mulai dari pengelolaan kurikulum, peningkatan kompetensi guru, optimalisasi peran tenaga kependidikan, hingga penguatan manajemen berbasis madrasah. Diskusi ini diharapkan mampu menghasilkan solusi konkret dan langkah strategis yang dapat segera diimplementasikan.

Siti Djulaikah juga menekankan pentingnya kerja sama tim dan komitmen bersama seluruh warga madrasah. Menurutnya, keberhasilan akreditasi tidak dapat dicapai secara individu, melainkan melalui kolaborasi yang solid antar seluruh komponen, baik pimpinan, guru, maupun tenaga kependidikan. Ia juga mendorong agar setiap bagian memahami tugas dan tanggung jawabnya dalam mendukung pemenuhan standar yang telah ditetapkan.

Kepala MTs Darul Ihsan Samarinda, Fathurrahman, S.Ag, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas pendampingan yang diberikan. Ia mengungkapkan bahwa kehadiran pengawas memberikan motivasi serta arahan yang sangat membantu dalam memetakan kekuatan dan kelemahan madrasah. Dengan demikian, pihaknya dapat lebih fokus dalam melakukan pembenahan dan peningkatan kualitas secara menyeluruh.

Lebih lanjut, kegiatan ini juga diharapkan mampu menumbuhkan budaya mutu di lingkungan madrasah. Tidak hanya menjelang akreditasi, tetapi juga sebagai bagian dari komitmen jangka panjang dalam memberikan layanan pendidikan yang berkualitas, profesional, dan berdaya saing.

Melalui kegiatan monitoring dan evaluasi yang komprehensif ini, MTs Darul Ihsan Samarinda diharapkan dapat mempersiapkan diri secara optimal dan terarah. Dengan dukungan penuh dari pengawas madrasah serta kerja sama seluruh civitas akademika, madrasah ini optimis dapat meraih hasil akreditasi terbaik serta terus meningkatkan kualitas lulusan yang unggul, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan di masa depan. (DNA/foto:PP)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30