Jl. Harmonika No. 2 Samarinda

kotasamarinda@kemenag.go.id

blog

Samarinda (Humas) - Pengawas Madrasah, H. Syafrudin, S.Pd.I., M.Pd melaksanakan kegiatan monitoring pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Tahun 2026 pada Selasa (21/4) di tiga Madrasah Ibtidaiyah yang berada di Kota Samarinda. Kegiatan monitoring ini dilaksanakan sebagai bagian dari upaya memastikan bahwa pelaksanaan evaluasi akademik berjalan sesuai dengan ketentuan, prosedur, dan standar yang telah ditetapkan.



Adapun lokasi monitoring meliputi MI Sabilul Rasyad yang beralamat di Jl. S. Parman, MI Darussalam di Jl. Wahid Hasyim 2, serta MI At Taufiq di Jl. P. Suryanata Samarinda. Ketiga madrasah tersebut menjadi sasaran pengawasan karena tengah melaksanakan TKA Tahun 2026 secara serentak dalam satu gelombang pelaksanaan.

Monitoring dilakukan secara bertahap berdasarkan sesi ujian yang berlangsung di masing-masing madrasah. Pada sesi pertama, kegiatan monitoring dilaksanakan di MI Sabilul Rasyad, kemudian dilanjutkan pada sesi kedua di MI Darussalam, dan pada sesi ketiga di MI At Taufiq Samarinda. Dengan pola tersebut, seluruh rangkaian pelaksanaan ujian di tiap sesi dapat terpantau secara langsung oleh pengawas madrasah.

Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik Tahun 2026 di ketiga madrasah tersebut berlangsung selama dua hari, yaitu pada tanggal 20 hingga 21 April 2026. Kegiatan ini dilaksanakan dalam satu gelombang, dengan pembagian waktu setiap harinya terdiri dari dua hingga tiga sesi ujian. Setiap sesi memiliki durasi waktu selama 1 jam 45 menit, yang dimanfaatkan secara optimal oleh peserta untuk mengerjakan soal ujian.

Jumlah peserta yang mengikuti TKA di masing-masing madrasah menunjukkan partisipasi yang cukup signifikan. Di MI Sabilul Rasyad tercatat sebanyak 23 siswa mengikuti ujian, di MI Darussalam sebanyak 29 siswa, dan di MI At Taufiq sebanyak 62 siswa. Seluruh peserta mengikuti ujian sesuai jadwal dan ketentuan yang telah ditetapkan oleh panitia penyelenggara.

Dalam rangka menjaga objektivitas dan integritas pelaksanaan ujian, sistem pengawasan ruang diterapkan secara silang antar madrasah. Pengawas dari MI Darussalam bertugas mengawasi pelaksanaan ujian di MI Sabilul Rasyad, sementara pengawas dari MI Sabilul Rasyad mengawasi di MI Darussalam. Adapun untuk MI At Taufiq, pengawasan dilakukan oleh pengawas dari MI Al Huda. Sistem ini diterapkan guna memastikan pelaksanaan ujian berlangsung secara independen dan sesuai dengan prinsip kejujuran serta akuntabilitas.

Selama kegiatan monitoring berlangsung, berbagai aspek pelaksanaan ujian menjadi fokus pengawasan, di antaranya kesiapan panitia, kelengkapan administrasi, keteraturan peserta, serta kondisi ruang ujian. Selain itu, kesesuaian waktu pelaksanaan dengan jadwal yang telah ditentukan juga menjadi bagian penting dalam proses monitoring.

Berdasarkan hasil pemantauan secara langsung di lapangan, pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik Tahun 2026 di ketiga madrasah tersebut berjalan dengan lancar dan tertib. Tidak ditemukan kendala berarti yang dapat mengganggu jalannya ujian. Seluruh panitia dan pengawas ruang menjalankan tugasnya dengan baik, sementara peserta ujian mengikuti kegiatan dengan disiplin sesuai aturan yang berlaku.

Dengan terlaksananya monitoring ini, diharapkan kualitas pelaksanaan TKA di madrasah semakin terjaga serta mampu memberikan gambaran yang akurat terhadap capaian kompetensi akademik siswa. Kegiatan ini juga menjadi bagian penting dalam memastikan bahwa proses evaluasi pendidikan di madrasah berjalan secara profesional, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan. (DNA/foto:PP)

  • Tags:

Alamat

  • Jl. Harmonika no. 2 Samarinda
  • (0541) 743736
  • 082191575187
  • kotasamarinda@kemenag.go.id
  • Senin - Jum'at: 08:00 - 15:30